Rabu, 15 Juli 2015

MAHASISWA KABUPATEN MAMBRAMO TENGAH PROPINSI PAPUA
SE-JAWAH DAN BALI DI TERIMA BAIK OLEH KEMENTRIAN DALAM NEGRI
JAKARTA PUSAT

Jakarta 15-07-2015. Suarah cheko papua .Hari ini puluhan mahasiswa asal kabupaten Mambramo Tengah yang sedang berstudi di kota study se-jawa dan bali sedang memadati gedung kementrian dalam negri jakarta pusat , puluhan mahasiswa mambramo tengah di terima baik langsung oleh bidang sekretariat dan atmintrasi kementrian dalam negri dan kemudian seluruh mahasiswa di arahkan ke-bagian direktoral jendral OTDA Otonomi Daerah Propinsi Papua Dan Papua Barat ,mahasiswa pun dapat di sambut baik oleh pemimpin OTDA Bapak Budi Arwan.

Selama 3 jam di beri waktu kepada mahasiswa asal mamteng untuk ber- audiens bersama Bapak Budi Arwan Yang telah di percayahkan oleh kepala Mentri Dalam Negri jakarta pusat
Dalam audiens langsung di ambil alih oleh ketua mahasiswa se-jawah dan bali “Yanus Wanimbo, kami mahasiswa mahasiswi mambramo tengah datang beraudies di mendagri mengenai kesejahtrahan mahasiswa se-jawa bali maupun se- indonesia dan juga menuntut kepada mendagri agar segerah melihat kinerja pemerintahan daerah kab.mamteng yang sampai saat ini tidak berjalan sesuai aturan rodah pemerintahan yang sebenarnya.
Secara pandangan kami mahasiswa kepemimpinan Bupati saat ini sangat otoriter semua dinas-dinas yang ada di arahkan oleh bupati dan dinas-dinas pun berkat kami sedang mengikuti kebijakan bupati jadi kami tidak bisah melakukan apa-apa tanpa sepengetahuan bupati .
Kami sebagai mahasiswa yang berstatus Independen dan juga generasih pembangunan Mambramo Tengah propinsi papua akan tetap di mendagri sampai mendagri memberikan jawaban yang positip dan mempasilitasi mahasiswa bertemu pejabat daerah dalam waktu beberapa hari ini. Tegas ketua Mahasiswa se-jawa bali .
Jawab “kepala kementrian dalam negri yakni yang di waki oleh Bapak Budi Arwan direktoral jendral OTDA Otonomi Daerah Propinsi Papua Dan Papua Barat, saya akan usahakan sampaikan hasil pertemuan ini kepad kepala mendagri dalam sidang (rapat), dalam hal ini ketua-ketua mahasiswa dan juga anggota mahasiswa mambramo tengah kurang puas dengan jawaban yang di sampaikan, maka salah seorang mahasiswa yang bernama ferry c . kogoya mengatakan dengan tegas ,kami mahasiswa semua inginkan agar bapak lansung telvon atau mendesak kepada pemerintah daerah yakni kepala dinas pendididkan,kepala BKD,dan juga bupati agar kami mahasiswa bisah menerima hasilnya dengan baik.

Kepala OTDA menerima masukan dari Ferry dan langsung berkomunikasih kepada pemerintah daerah yakni Bapeda dan Juga menekan Bupati mamteng R.HAM .PAGAWAK untuk segerah mengambil keputusan secepatnya mengenai kesejahtrahan mahasiswa mamteng yang ada di sejawah dan bali,bapak OTDA pun lansung telvon Bupati dan sekda, Jawab bupati lewat telvon gengamnya , Dana sudah di cairkan tapi data mahasiswa se-jawa bali dan juga se-indonesia belum akurat di pemerintah daerah ,dan juga bupati mengatakan bahwa mahasiswa tidak boleh mengatur pemerintah daerah dengan tegas Bupati.

Hal ini ketua –ketua mahasiswa kurang puas dengan jawaban Bupati ,salah seorang senioritas mahasiswa Mamteng Darson Wanimbo menegaskan ,kami mahasiswa bengan tegas mennyatakan bahwah dalam bulan ini tim pendataan mahasiswa harus sudah keluar ke-kota study masing-masing se-indonesia ,kalau memang lambat maka kami akan moblisasi masah se-jawa bali untuk menyingkaapi persoalan kesejahtrahan mahasiswa dan juga persoalan pembagunan mamteng yang berjalan dengan tidak efisien,tegas Darson wanimbo.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar